Lewat Pantomim Literasi, Arpusda Kudus Ajak Warga Kembali ke Buku

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan literasi dan menarik minat baca di kalangan masyarakat.

Di arena Car Free Day (CFD) di Alun-alun Kota Kudus, Minggu (21/5), pengunjung CFD kembali “menoleh” ke buku karena Pantomim. Kok bisa?

Memeriahkan peringatan hari buku nasional, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus mengajak warga gemar membaca lewat panggung jalanan menggandeng seniman barongan dan pantomim.

Perpustakaan Keliling (Perpusling #2) itu hadir di arena Car Free Day (CFD) di Alun-alun Kota Kudus, Minggu (21/5) pagi.

Dua seniman pantomim cilik dari SD 1 Barongan memukau warga yang berolahraga di arena CFD. Warga yang berlalu-lalang pun memilih berhenti melihat aksi kedua bocah itu yang bercerita lewat mimik dan gerak tubuh.

Keduanya menggambarkan bagaimana anak-anak yang menjauhi gawai dengan sibuk bermain aneka permainana tradisional dan membaca buku.

“Pentas pantomim ini hanya cara kami untuk menarik warga kembali ke buku. Kami juga menghadirkan pertunjukan musik hingga barongan pustaka Arpusda hingga performing art tandung Ari-ari Lumbung Baca KBPW,” kata Sancaka Dwi Supani, Plt kepala Dinas Arpusda Kabupaten Kudus.

Pani menambahkan, kegiatan itu digelar bekerjasama dengan Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kabupaten Kudus.

Pani menambahkan, sosok Pustakawan berperan penting dalam peningkatan literasi membaca di kalangan masyarakat.

“Buku masih menjadi sumber informasi yang baik karena jelas fisiknya, jelas penulisnya, dan jelas sumbernya. Berbeda dengan bacaan di internet yang kadang tidak jelas siapa penulisnya, dari mana sumbernya,” ujar Pani.

Pada kegiatan itu, ia membawa sekitar 1.300-an judul buku yang diangkut oleh dua unit mobil Perpustakaan keliling.

Sembari menikmati pertunjukan seni dan musik, warga larut dengan bacaan dari buku yang disediakan

Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia Sutarno menambahkan, organisasinya saat ini masih fokus untuk peningkatan kualitas perpustakaan dan SDM Pustakawan.

Tak hanya bertugas di sekolah dan perkantoran, anggotanya belakangan juga diminta bantuan Pemerintah Desa di Kabupaten Kudus untuk pengembangan Perpustakaan Desa.

“Apalagi desa-desa yang mngikuti lomba desa, saat ini berlomba-lomba mengembangkan Perpustakaan. Semoga ini berdampak pada peningkatan literasi masyarakat desa,” katanya.

Bagikan Berita

Berita Lainnya

Link terkait

Kategori
Arsip
Juni 2024
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930